rss

Sabtu, 12 Juni 2010

La Isla de la Munecas, Pulau Angker Yang Penuh Boneka Menyeramkan

Kisah pulau ini sungguh misterius. Orang sekitar mengatakan pulau ini angker dan berhantu. Tidak ada yang tahu jelas bagaimana sejarah penduduk pulau ini, namun yang pasti pulau ini dipenuhi boneka-boneka yang dimutilasi. Wujudnya pun jadi menyeramkan. Pernah nonton film boneka setan "Chaky Dolls", nah kira-kira seperti itulah mengesankan suasana horror.

http://www.dormiu.com.br/wp-content/uploads/2009/11/island-of-dolls-mexico-01.jpg

Pulau angker ini terletak di sebuah kanal di selatan Mexico City. Orang Spanyol menyebutnya, "La Isla de la Munecas". Cerita-cerita yang berkembang tentang pulau ini berbau mistik dan takhayul. Anehnya itu justru menarik orang datang ke sana.

Unik dan menyeramkan! Itulah kesan setiap pengunjung yang datang ke sana. Hampir semua pohon yang tumbuh di sana digantungi boneka-boneka yang tidak utuh lagi. Sejumlah wisatawan melaporkan, mereka merasa tidak nyaman ketika berkunjung ke sana. Seolah-olah ada mata yang selalu mengawasi ke mana pun mereka bergerak. Bulu kuduk bolak-balik merinding.

http://alteredbits.com/images/photos/isla1.jpg

Konon, dulunya pulau itu merupakan kediaman seorang pertapa bernama Don Julian Santana. Meski ia telah menikah, namun entah kenapa dia memilih menghabiskan 50 tahun hidupnya menyendiri di pulau ini. Kabarnya, Don Julianmengaku, ia selalu dihantui oleh hantu gadis kecil yang tewas tenggelam di salah satu kanal di sekitar pulau.

http://farm1.static.flickr.com/213/511112755_8c01d0a447.jpg

http://www.acdphoto.com/images/island5.jpg

Beberapa orang mengatakan, Don Julian inilah yang menaruh boneka-boneka itu, menggantungnya di sekitar rumahnya dengan maksud menenangkan roh bocah cilik yang terus menerus meneror hidupnya.

http://www.concierge.com/cntraveler/contests/?g2_view=core.DownloadItem&g2_itemId=1065000&g2_serialNumber=2

Ironisnya, Don Julian ditemukan tewas oleh keponakannya pada tahun 2001 di lokasi kanal tempat di mana bocah itu tewas tenggelam. Kini Pulau Boneka itu menjadi kawasan wisata paling aneh di dunia.

http://farm1.static.flickr.com/230/507121171_562d7a103d.jpg

Sejumlah turis mengaku mereka mendapat bisikan-bisikan aneh dari boneka-boneka itu ketika menginjakkan kaki di pulau itu. Bisikan seperti desiran angin itu seolah mengatakan, anda harus membawa hadiah bila datang ke sana. Hadiah itu untuk menenangkan jiwa mereka.

Sumber :
www.matabumi.com

Kamis, 10 Juni 2010

Manusia dari tanah, Zeta dari Api dan Alien Angel dari Cahaya

Technologi mungkin bisa memberikan approach/ pendekatan baru terhadap
asal mula berbagai mahluk dikitab-kitab suci orang agamis

Begini: pada saat itu salah satu Ras Alien sudah mencapai tingkat teknologi cahaya, seperti frekwensi, mesin waktu, mesin atom & DNA untuk menciptakan makanan bahkan mahluk baru dengan hanya melalui voice command (perintah suara) atau mind command ke mesin DNA, teknologi listrik dari ion yang didapat bisa dari udara dan pimpinannya disebut dengan nama Tuhan, JHVH, Allah, Jahwe, Jahwi, Javi, Jawi,Java, Jawa.

Lalu ada satu alien yang baru mulai memasuki teknologi api seperti kita sekarang disebut dengan nama (pimpinannya) devil, lucifer, 1Bl15, evil-live, zeta, zetan, syaithon, setan, tetapi kita lebih baik lagi saat buku ini ditulis, kita sudah memasuki awal teknologi air.
Tetapi di masa lalu, kita masih berteknologi tanah seperti pacul, batu, bercocok tanam, dll, maka saat alien yang sudah berteknologi cahaya ini, mulai berkolaborasi dengan alien yang berteknologi api.

Maka mereka sepakat untuk membina manusia, maka datanglah mereka kebumi, waktu itu di bumi manusia masih berupa kera besar namun sudah mulai berkelompok tetapi belum cerdas sekali.

Lalu mereka datang membuat percobaan untuk mempercepat evolusi manusia, bagi mereka mengamati proses evolusi dengan cepat merupakan suatu terobosan.

Dan mampu menjelaskan asal mula mereka sendiri yaitu bahwa mereka dulunya memerlukan waktu yang sangat lama untuk berevolusi dan dengan membuat percepatan dan percobaan evolusi tersebut, mereka tahu dan lebih memahami sejarah terbentuknya mereka sendiri.

Kesuksesan mereka dalam mempercepat proses evolusi ternyata sangat membantu pemahaman (study & research) mereka tentang diri mereka sendiri (para alien yang telah ada dan terevolusi tanpa bantuan pihak mahluk cerdas dari luar).

Maka para alien itu secara implisit maupun eksplisit menyebut diri mereka “lebih dulu ada” atau ”yang pertama ada” dijagat raya ini, siapa yang duluan?, tentunya alien yang teknologinya sudah memasuki teknologi cahaya!.

Nah banyak sekali species percobaan mereka, mereka mengambil banyak species dari nusantara waktu itu, benua amerika, India, asia, dan eropa dengan berbagai varietas ras.

Mungkin mereka juga memasukkan kombinasi DNA mereka di species percobaan mereka serta meng-copy memory otak mereka ke otak species yang direkayasa genetiknya, sebab dengan mentransfer memory copy juga akan mempercepat evolusi, jadi bukan hanya fisik tapi juga mind-nya.

Nah saat berhasil, si alien teknologi cahaya ini ternyata terlalu posesif (keinginan memiliki yang terlalu kuat) dan obsesif (terfikir terus dan teringat terus) dengan percobaannya.

Maka mereka ingin menjadikan manusia sebagai mahluk seperti robot dimana mereka “diciptakan untuk mengabdi kepada mereka” ini jelas tertulis di berbagai kitab suci.

Tetapi alien yang teknologinya masih api, seperti kita saat ini, yaitu mobil harus jalan dengan pengapian, jet yang harus dengan pengapian dan teknologi api lainnya, merasa bahwa alien teknologi cahaya berniat kurang baik dengan berniat menjadikan manusia “bagai” slave (budak) walaupun tidak secara langsung.

Lalu para alien yang teknologinya masih api ini mulai mencari cara agar manusia hasil percepatan evolusi secara karbitan dan dipaksakan ini mulai memahami hidupnya.

Agar lebih mandiri dan tidak menjadi “budak” alien teknologi cahaya dengan mengenalkan mereka tata cara baik dan buruk, benar dan salah, sopan dan tidak sopan, etika, cara berkembang biak antara pria dan wanita dan sebagainya!, tanpa seijin dan sepengetahuan alien teknologi cahaya.

Nah supaya mempercepat proses itu, tentu saja Alien teknologi api yang diketuai Zeta/ zetan/ syaithon/ setan mencari cara tercepat, dengan cara mengambil teknologi curian dari alien teknologi cahaya yaitu teknologi “transfer” pengetahuan melalui komputer langsung ke otak.

Yang disebut dengan nama “cold day” singkatan dari “computer organic low detector digital amplifier technology” artinya “komputer organic secara digital untuk memperkuat dan mempercepat proses belajar dengan deteksi rendah”, tujuannya agar susah dideteksi he he he kalau transfer pengetahuan lewat karbitan.

Lalu suatu hari si alien teknologi cahaya berjalan-jalan mencari manusia hasil percobaannya yang diketuai oleh manusia bernama Adam untuk kalangan pria dan Shiva/ Sheeva/ Eva/ Ava/ Hava/Hawa untuk kalangan wanita.

Pimpinan alien/ commander yang bernama JHVH/ Yahwe/ Yahoo/ Jahwe/ Jahwi/ Jawi/ Java/ jawa ini memanggil para pemimpin prianya. Tetapi nama Java ini juga mirip dengan Hava?.

“Adaaam dimana kamu?” ternyata adam tidak muncul seperti biasanya, berkali-kali dipanggil, akhirnya karena kesal, pimpinan alien teknologi cahaya/ udara/ ion/ frekwensi ini mulai mengancam, jika adam tidak muncul juga maka akan ada punishment/ hukuman!.

Akhirnya Adam dan Shiva/ Sheeva/ Eva/ Hava/ Hawa muncul juga tetapi dengan malu-malu dan menutupi hal-hal di dirinya yang dianggap kemaluannya dengan sobekan-sobekan daun yang ada ditaman percobaan itu, dan mereka muncul sambil berkata “ maaf Java, saya tidak berpakaian, jadi malu untuk bertemu denganmu”.

Mendengar itu, Java kaget dan marah, siapa yang memberitahu kalian tentang hal-hal seperti ini?. Mereka serempak menjawab “ Zeta”. Maka Zeta-pun dipanggil, lalu Zeta dihukum untuk tidak boleh berkomunikasi lagi dengan manusia.

Zeta setuju, tetapi Zeta meminta syarat agar alien teknologi cahaya memberikan sedikit ilmunya tentang organic computer dan rekayasa DNA agar mereka bisa hidup lama seperti alien teknologi cahaya itu.

Dan bila manusia secara sadar mulai tahu bahwa alien yang berteknologi cahaya bukanlah Tuhan baik berfikir sendiri maupun secara kolektif, maka alien cahaya tidak boleh ikut campur dan menghukum manusia atas kebangkitan science dan pola fikir tersebut.

Alien teknologi cahaya setuju, maka diberikanlah teknologi itu kepada zeta dan rasnya, lalu alien cahaya yang tetap berharap manusia bisa menjadi budak/ abdinya secara tidak langsung, menanamkan program DNA diotak mereka secara turun-menurun agar takut terhadap kaum zeta dan alien lain.

Hal ini juga dengan ditandainya kedatangan alien cahaya di waktu tertentu dengan membuat aturan dan tetap menganggap manusia sebagai “budak/ abdi” secara tidak langsung hingga terbentuknya agama tersebut.

Lalu baik mana antara manusia dengan alien teknologi cahaya dan alien teknologi api disaat itu?. Mahluk cerdas manapun jahat dan buruknya bukan karena ras-nya, tetapi karena individu, pola fikir & kepentingannya masing-masing.

Tentu saja semua mahluk cerdas hasil dari evolusi membawa sifat individu tersendiri, tidak semua alien teknologi cahaya waktu itu jahat dan tidak semua alien teknologi api saat itu jahat.

Sedang manusia waktu itu hanya korban dari “perebutan kekuasaan secara soft atau hard conflict of interest oleh alien teknologi cahaya dan kebangkitan hak asasi mahluk hidup menentukan diri sendiri diantara para alien teknologi api”.

Kini seperti alien-alien yang telah terevolusi lebih dulu, manusia juga membawa sifat inividu tersendiri, ada yang jahat (antagonist), yang baik (protagonist), yang balance (neutralist).
Apakah teknologi api Zeta yang dulu sekarang sudah memasuki teknologi cahaya?. Saya yakin mereka akan jauh lebih bijak lagi.

Sedang alien yang dulu telah berteknologi cahaya, mungkin saat ini sudah terevolusi lagi menjadi mahluk yang lebih canggih lagi dengan teknologi melampaui teknologi cahaya, entah apa itu, tetapi mampu menjelajah jagat raya tanpa pesawat lagi, dan kita saat ini pun sedang memasuki masa awal teknologi air dan organic computer.

Setelah air adalah teknologi cahaya/ ion/ frekwensi/ udara dan kita cukup mandiri daripada Zeta yang mengadopsi teknologi organic computer/ teknologi air, kita benar-benar mandiri, semoga kemandirian kita tidak membuat manusia arogan dan lupa diri dimana akan menghancurkan dirinya sendiri!.

Sedang katanya Zeta disuruh sujud dan tidak mau, itu bukan sujud seperti yang ditafsirkan orang-orang awam, tetapi respect atau memberi penghormatan.

Itu hanya cara alien teknologi cahaya di masa itu agar tetap memegang control kepada manusia, sebab kecerdasan tiap mahluk yang telah terevolusi adalah kurang lebih sama, dan prosesnya juga kurang lebih sama, hanya masalah siapa duluan saja yang terevolusi.

Dan mungkin kita suatu saat akan juga dihadapkan pada:
1. Mempercepat evolusi fisik dan fikiran mahluk lainnya atau tidak?
2. Definisi melindungi dan menyayangi itu, mempercepat evolusinya ataukah
membiarkannya saja?

Apapun pilihannya, yang jelas, jangan lakukan peperangan, perang itu buruk!


artikel ini ada di: www.angelmichael.cjb.net 

Fakta Unik: Indonesia Memiliki 8 Presiden

Fakta Unik: Indonesia Memiliki 8 Presiden??

Selama ini kita mengenal bahwa Indonesia memiliki 6 Presiden, yaitu Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, dan sekarang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, menurut sejarah, sebenarnya Indonesia memiliki lebih dari 6 Presiden, tepatnya 8 Presiden. Tidak percaya? Coba perhatikan fakta-fakta berikut ini:

Pemerintahan Darurat RI

Pada 19 Desember 1948, saat Belanda melakukan agresi militer II dengan menyerang dan menguasai ibu kota RI saat itu di Yogyakarta, mereka berhasil menangkap dan menahan Presiden Soekarno, Moh. Hatta, serta para pemimpin Indonesia lainnya untuk kemudian diasingkan ke Pulau Bangka.

Kabar penangkapan terhadap Soekarno dan para pemimpin Indonesia itu terdengar oleh Sjafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kemakmuran dan sedang berada di Bukittinggi, Sumatra Barat. Untuk mengisi kekosongan kekuasaan, Sjafrudin mengusulkan agar dibentuk pemerintahan darurat untuk meneruskan pemerintah RI, atau lebih dikenal dengan PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia).

Padahal, saat itu Soekarno - Hatta telah mengirimkan telegram yang berbunyi, "Kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Ibu Kota Jogjakarta. Djika dalam keadaan pemerintah tidak dapat mendjalankan kewajibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra".

Sayang, telegram tersebut tidak sampai ke Bukittinggi. Meski demikian, ternyata pada saat bersamaan Sjafruddin Prawiranegara telah mengambil inisiatif yang senada. Dalam rapat di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok Bukittinggi, 19 Desember 1948, ia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat (emergency government). Gubernur Sumatera Mr. T.M. Hasan menyetujui usul itu "demi menyelamatkan Negara Republik Indonesia yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan, yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara".

Pada 22 Desember 1948, di Halaban, sekitar 15 km dari Payakumbuh, PDRI "diproklamasikan" . Sjafruddin duduk sebagai ketua/presiden merangkap Menteri Pertahanan, Penerangan, dan Luar Negeri, ad. interim. Kabinatenya dibantu Mr. T.M. Hasan, Mr. S.M. Rasjid, Mr. Lukman Hakim, Ir. Mananti Sitompul, Ir. Indracahya, dan Marjono Danubroto. Adapun Jenderal Sudirman tetap sebagai Panglima Besar Angkatan Perang. Sjafruddin menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 di Yogyakarta. Dengan demikian, berakhirlah riwayat PDRI yang selama kurang lebih delapan bulan melanjutkan eksistensi Republik Indonesia.

Republik Indonesia Serikat

Dalam perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) yang ditandatangani di Belanda, 27 Desember 1949 diputuskan bahwa Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS). RIS terdiri dari 16 negara bagian, salah satunya adalah Republik Indonesia. Negara bagian lainnya seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur, dan lain-lain. Karena Soekarno dan Moh. Hatta telah ditetapkan menjadi Presiden dan Perdana Menteri RIS, maka berarti terjadi kekosongan pimpinan pada Republik Indonesia.

Assaat adalah Pemangku Sementara Jabatan Presiden RI. Peran Assaat sangat penting. Kalau tidak ada RI saat itu, berarti ada kekosongan dalam sejarah Indonesia bahwa RI pernah menghilang dan kemudian muncul lagi. Namun, dengan mengakui keberadaan RI dalam RIS yang hanya beberapa bulan, tampak bahwa sejarah Republik Indonesia sejak tahun 1945 tidak pernah terputus sampai kini. Kita ketahui bahwa kemudian RIS melebur menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 15 Agustus 1950. Itu berarti, Assaat pernah memangku jabatan Presiden RI sekitar sembilan bulan! Jadi, dari fakta tersebut bisa disimpulkan bahwa Indonesia memiliki 8 Presiden, bukannya 6 seperti yang kita sangka selama ini.

Sumber:http://www.kaskus.us/

Sumber foto:www.atlaswords.com

Keterangan foto: Mr. Sjafrudin Prawiranegara


 

view fried

iklan

make widget

get

Followers

Entri Populer

free counters